Tau ga sih? Ternyata Sumber Daya Alam (SDA) di Jawa Barat (JaBar) itu cukup melimpah, lho! Total saluran irigasi di Jawa Barat sepanjang 9.488.623 km, sawah-sawah inilah yang pada tahun 2006 menghasilkan 9.418.882 ton padi, terdiri atas 9.103.800 ton padi sawah dan 315.082 ton padi ladang. Diantara tanaman palawija, pada tahun 2006 ketela pohon menempati urutan pertama.
Oiya, tau ga Sumber Daya Alam itu apa? Sumber Daya Alam adalah segala sesuatu yang tersedia secara alami dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sumber Daya Alam itu sendiri dibagi menjadi 3, yaitu
a. Menurut jenisnya, sumber daya alam terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1) Sumber daya alam hayati
Sumber daya alam hayati, berasal dari berbagai makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme.
(a) Sumber daya nabati
Sumber daya nabati merupakan kekayaan alam yang berasal dari tumbuhan, seperti hutan tropis dan hutan musim.
(b) Sumber daya hewani
Sumber daya hewani tersebar dalam tiga wilayah di Indonesia yaitu Indonesia bagian barat, tengah, dan timur. Ragam hewan di Indonesia bagian barat mengikuti Asia, sedangkan bagian timur mengikuti ragam hewan daerah Australia. Ciri khas keragaman hewan yang asli Indonesia dapat ditemukan di daerah Indonesia bagian Tengah, seperti Komodo dan Anoa.
2) Sumber daya alam nonhayati
Merupakan sumber daya selain makhluk hidup, seperti barang tambang di antaranya
batu bara, emas, dan timah.
b. Berdasarkan manfaatnya, sumber daya alam terbagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
- Sumber daya alam yang menghasilkan bahan baku untuk kebutuhan hidup manusia, seperti hutan, laut, dan tanah.
- Sumber daya alam penghasil energi, sumber daya alam ini dapat menghasilkan energi seperti matahari, gelombang laut, dan gas bumi.
- Sumber daya alam yang dimanfaatkan keindahannya. Alam Indonesia yang indah ini merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan keindahannya dan mendatangkan rasa nyaman saat melihatnya. Panorama alam yang indah ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
c. Sumber daya alam berdasarkan ketersediaannya di alam.
Penyebaran sumber daya alam ini tidak merata di seluruh daerah Indonesia. Yang termasuk ke dalam jenis sumber daya alam ini adalah sebagai berikut.
1) Sumber daya alam yang dapat diperbarui
Sumber daya alam ini disebut diperbarui karena kalo abis bakal dibuat baru lagi, seperti hasil pertanian, kehutanan, dan peternakan.
Hutan menghasilkan sumber kekayaan yang berlimpah. Di dalamnya terdapat
berbagai jenis tumbuhan yang bermanfaat untuk manusia. Menurut jenis
tanamannya, hutan terbagi menjadi hutan homogen dan heterogen.
2) Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
Sumber Daya Alam yang pembentukannya lama banget (puluhan
juta tahun) dan akan abis lebih cepat kalo kita gabisa ngelola
dan ngejaganya, seperti barang tambang. Barang tambang ini dapat kita
bagi menjadi dua, yaitu barang tambang logam dan barang tambang
nonlogam. Contoh barang tambang logam adalah timah, bijih besi, tembaga,
emas, bauksit, perak, dan mangan. Sedangkan contoh barang tambang
nonlogam adalah batu bara, gamping, kaolit, tanah liat, pasir kuarsa,
marmer, batu akik, belerang, gas, dan minyak bumi.
3) Sumber daya alam yang kekal
Sumber daya ini ga akan abis dimakan waktu seperti matahari dan angin.
Hutan di Jawa Barat juga luas lho, mencapai 764.387,59 ha atau 20,62% dari
total luas provinsi, terdiri dari hutan produksi seluas 362.980.40 ha
(9,79%), hutan lindung seluas 228.727,11 ha (6,17%), dan hutan
konservasi seluas 172.680 ha (4,63%). Pemerintah juga ngasih perhatian
serius pada hutan mangrove yang mencapai 40.129,89 ha, tersebar di 10
kabupaten yang mempunyai pantai. Selain itu, ada lagi nih satu hutan
lindung seluas 32.313,59 ha yang dikelola oleh Perum Perhutani Unit III
jawa Barat dan Banten.
Di sektor perikanan, komoditas unggul adalah ikan mas, nila, bandeng,
lele, udang windu, kerang hijau, gurame, patin, rumput laut dan udang
vaname. Di tahun 2006, provinsi ini memanen 560,000 ton ikan hasil
budidaya perikanan dan payau, atau 63,63% dari total produksi perikanan
Jawa Barat.
Di bidang peternakan, sapi perah, domba, ayam buras, dan itik adalah
komoditas unggulan di Jawa Barat. Data 2006 menyebutkan, kini tersedia
96.796 sapi perah (25% populasi nasional), 4.249.670 domba, 28.652.493
ayam buras 5.596.882 itik (16% populasi nasional). Namun kini, hanya tersedia
245.994 sapi potong di jawa Barat (3% populasi nasional), padahal
kebutuhan setiap tahunnya sekitar 300 ribu sapi potong. Untuk memenuhi
kebutuhan Jawa Barat harus mengimpor 150 ribu ternak sapi dari Australia
setiap tahunnya, di samping berharap pasokan ternak hidup dari provinsi
lain terutama Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah lstimewa Yogyakarta,
Lampung, Bali, Lombok, dan lain lain. Dalam memaksimalisasi sektor
peternaknya, Jawa Barat membagi kawasan pengembangan andalan peternakan
ke dalam tiga wilayah, yaitu:
1. Jawa Barat Bagian Utara untuk peternakan itik;
2. Jawa Barat Bagian Tengah untuk sapi perah, ayam ras, dan domba; serta
3. Jawa Barat Bagian Selatan untuk domba dan sapi potong,
Provinsi Jawa Barat ini ternyata memiliki banyak objek unggulan di bidang perkebunan, gengs! Antara lain teh, cengkeh, kelapa, karet, kakao, tembakau, kopi, tebu, dan akar wangi. Dari semua jenis komoditas itu, cengkeh, kelapa, karet, kakao, tembakau, dan kopi merupakan komoditas unggulan nasional asal Jawa Barat. Dari sisi lahan, produktivitas terbaiknya, yakni luas areal tanam sama dengan Iuas tanaman yang menghasilkan, adalah komoditas tembakau dan tebu. Dari sisi produksi, produktivitas terbanyak adalah kelapa sawit (6,5 ton per ha) dan tebu (5,5 ton per ha).
Jawa Barat ternyata juga menghasilkan produksi tambang unggulan. Pada 2006, berhasil dieksplorasi 5.284 ton zeolit, 47.978 ton bentonit, serta pasir besi, semen pozolan, felspar dan barn permata/gemstone. Potensi pertambangan batu mulia umumnya banyak terdapat di daerah Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Sukabumi.
1. Jawa Barat Bagian Utara untuk peternakan itik;
2. Jawa Barat Bagian Tengah untuk sapi perah, ayam ras, dan domba; serta
3. Jawa Barat Bagian Selatan untuk domba dan sapi potong,
Provinsi Jawa Barat ini ternyata memiliki banyak objek unggulan di bidang perkebunan, gengs! Antara lain teh, cengkeh, kelapa, karet, kakao, tembakau, kopi, tebu, dan akar wangi. Dari semua jenis komoditas itu, cengkeh, kelapa, karet, kakao, tembakau, dan kopi merupakan komoditas unggulan nasional asal Jawa Barat. Dari sisi lahan, produktivitas terbaiknya, yakni luas areal tanam sama dengan Iuas tanaman yang menghasilkan, adalah komoditas tembakau dan tebu. Dari sisi produksi, produktivitas terbanyak adalah kelapa sawit (6,5 ton per ha) dan tebu (5,5 ton per ha).
Jawa Barat ternyata juga menghasilkan produksi tambang unggulan. Pada 2006, berhasil dieksplorasi 5.284 ton zeolit, 47.978 ton bentonit, serta pasir besi, semen pozolan, felspar dan barn permata/gemstone. Potensi pertambangan batu mulia umumnya banyak terdapat di daerah Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Sukabumi.
Wah, ternyata Kondisi Sumber Daya Alam di Jawa Barat keren banget ya, gengs? Sekarang tinggal gimana kita aja nih, sebagai generasi pemuda memanfaatkan keadaan alam yang indah ini.
Sekian postingan kita tentang Kondisi Sumber Daya Alam ya, gengs. Maaf kalau kita kelihatan sok tahu._. Sampai jumpa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar